[Story] Langsung Ujian!

Akhirnya kembali lagi ke Udiklat Semarang juga…..

Udiklat Semarang

Udiklat Semarang

Tapi kali ini bukan sebagai siswa diklat, langsung menjadi peserta ujian kompetensi !. Biasanya ujian kompetensi dilaksanakan setelah peserta diklat apakah sudah memahami dan menyerap materi diklat sudah baik atau belum. Sekarang pada posisi saya kebalik, saya tidak diajar tapi langsung menjadi peserta ujian dan yang membuat makin sesek pada pelajaran kali ini adalah ujian Operasi Jaringan Tegangan Menengah tanpa SCADA.

Sejujurnya materi ujian kali ini lebih gampang kalau ditujukan kepada rekan-rekan pengendali sistem jaringan tegangan menengah. Kebetulan peserta dari SCADA dan Gardu Induk diikutkan sehingga mau tidak mau harus belajar manuver jaringan tegangan menengah. Pekerjaan saya sehari-hari ada hubungannya dengan jaringan tegangan menengah, tapi mengenai strategi pemadaman, strategi penormalan sistem, pelacakan gangguan jaringan tegangan menengah (JTM), semua yang tahu adalah rekan-rekan Dispatcher.

Tak apalah anggap aja ini sebagai proses belajar. Hehehe

So here’s the good things, for participating this exam

1. Mengerti Rumus Dasar Daya

Background saya adalah pendidikan IT yang akhirnya terjerembab di bidang SCADA. Harusnya setiap pegawai teknik yang bermain-main di JTM harus mengerti dasar rumus daya. Kenapa? karena ini adalah dasar dari rumus elektronika which is I hate physic before entering PLN dan akhirnya saya kualat karena menghindari kan? Hahaha

Jadi begini, dalam setiap JTM ada beberapa jenis daya. Daya semu yaitu tegangan di kali arus (VA), Daya Nyata / Aktif yaitu tegangan di kali arus di kali cos teta dan yang terakhir daya reaktif yaitu tegangan dikali arus dikali sin teta. Saya baru tau lo rumus rumus seperti ini. Anda boleh koq menertawakan saya, tapi buat saya ini merupakan perjuangan karena saya tidak punya background elektronika sama sekali. Tapi seharusnya itu bukan alasan dan saya akan coba cari terus tahu yang lain.

Link ini mungkin bisa menjadi bantuan anda.

*ps : yang bukan elektronika sebaiknya siapkan ember untuk muntah ya*

2. Mengerti Strategi Manuver/Penormalan Gangguan

Setiap wilayah mempunyai Single Line Diagram atau secara sederhana disebut gambar konfigurasi jaringan JTM. Pada JTM biasanya terdapat banyak alat-alat yang dimulai dari ABSW (Air Break Switch) , LBS (Load Break Switch), Recloser, KWH Exim untuk transaksi energi dan masih banyak yang lain. Nah bilamana ada ganguan, seorang Dispatcher harus mengerti daerah mana yang dipadamkan sehingga memperkecil pelanggan yang padam dengan cara bermain-bermain (sistem buka/tutup) pada alat-alat yang saya sebutkan diatas. Next time saya jelaskan ya *cross my finger*

Recloser JTM

You can imagine, bayangkan tanpa SCADA yang gunanya untuk memantau kondisi sistem real-time, dengan tidak ada SCADA, seorang pengendali sistem tidak mengetahui pelanggan padam bilamana pelanggan tidak padam terlebih dahulu. Nah seorang dispatcher (pengendali sistem) harus tahu betul dengan Single Line Diagram dengan atau tanpa SCADA. Karena kunci dari lokalisir gangguan dengan cara pelimpahan beban harus hati-hati.

Single Line Diagram

Single Line Diagram

Oleh karena itu, setiap sebulan sekali biasanya dispatcher JTM dengan dispatcher transmisi biasanya mengadakan review SOP tentang tata-cara pemulihan sistem, koordinasi dengan masing-masing APJ maupun Dispatcher Transmisi. Susah kan? Padahal JTM yang ada pada suatu Region Jawa Tengah itu ada berapa KM ? dan itu semua harus diatur sedemikian rupa.

Jaringan Tegangan Menengah

Last but not least,

Saya tidak berharap banyak dari ujian kali ini.  Bukan karena saya tidak ingin menjadikan diri saya kompeten dalam bidang ini. Saya harus tahu diri, banyak belajar dan belajar meskipun saya berasal dari orang SCADA tapi seriously, bermain-main dalam JTM itu sangat menarik lo. Karena juga saya masih muda, mumpung rasa antusias dan penasaran masih tinggi, kenapa semua ilmu itu tidak saya pelajari? Sayang lah kalau dilewatkan 🙂

So here’s the quote

Lebih baik menjadi orang bodoh di antara orang-orang pintar daripada menjadi orang pintar di antara orang-orang yang biasa

Have a nice day all !

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s