[Story] Bersyukur itu

Saya baru saja mendengarkan lafal Surat Ar-Rahman (QS 55) dalam sebuah akhir acara televisi yang khusus disiarkan pada bulan Ramadhan. Saya kira rekan-rekan pembaca pasti tahu acara televisi tersebut lah ya. Di akhir acara, Surat Ar-Rahman tersebut dibacakan, dan entah mengapa seperti ada setruman untuk membaca surah tersebut. Segera langsung saya ambil air wudlu dan segera mengambil Al-Kitab umat muslim, Al-Qur’an dan langsung menuju Surah ke 55 yaitu Surah Ar Rahman.

Salah satu penggalan ayat yang paling terkenal adalah berikut :

فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Yang artinya adalah sebagai berikut :

Maka nikmat Tuhan-Mu yang manakah yang kamu dustakan?

Sungguh membaca penggalan lirik tersebut sebanyak 31 kali, ada perasaan tentram dalam hati. Seakan-akan bahwa apa yang saya punyai sekarang ini sebenarnya cukup dan Allah sudah memberikan itu semua sesuai dengan apa yang aku usahakan. Dan pada hari ini, Hari Raya Kemenangan Umat Muslim 1432 H, entah perasaan syukur itu luar biasa sekali nilainya.

Keluarga saya bertambah besar seiring dengan bertambahnya 2 kakak ipar perempuan dan  bertambahnya 1 keponakan. Keluarga ini makin rame dibandingkan dengan beberapa taun lalu yang masih sepi dalam masa lebaran, alhamdulillah sekarang sudah ramai dan besar. Kakak ipar saya yang pertama juga akan melahirkan sebentar lagi dan pastinya lebaran tahun depan makin ramai keluarga Bendul.

Perasaan ini yang nggak bisa digantikan berapapun harganya, digantikan dengan perhiasan apapun. Perasaan bahagia yang sebelumnya jarang aku rasakan sebelumnya. Perasaan bisa berkumpul dengan keluarga besar, suasana keakraban yang jauh aku rasakan dari tempat perantauan. Semua ini rasanya terbayar rasanya. Kemenangan di bulan Ramadhan menjadi lebih lengkap dan sempurna rasanya. Dan sekali lagi, masihkah aku mendustai nikmat Tuhan-Ku? Ya Allah sungguh aku berterima kasih atas kesempatan ini dan semoga hamba-Mu ini masih diberi kesempatan mencicipi hari kemenangan yang berikutnya. Amiin 🙂

Advertisements

6 responses to “[Story] Bersyukur itu

  1. Bisa tambah ramai,jika sampeyan cepat menyusul mas.. 😀
    Taqobbalallahu minnaa wa minkum, mohon maaf lahir batin mas..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s