[Asal Tulis] Tidak Perlu Tertenduk Lesu Kawan,

Tidak perlu tertenduk lesu kawan.

Pertama-tama selamat kepada Malaysia. Saya dan sebagian besar penduduk Indonesia pastinya setuju, Upin dan Ipin bermain jauh lebih baik dalam pegelaran piala ini. Sebagai bangsa yang besar, seharusnya kita juga menunjukkan jiwa yang besar. Mengucapkan selamat kepada lawan yang sudah unggul kepada kita adalah tindakan yang sportif dan menurut saya itu adalah pemenang sejati dalam pertandingan.

Tidak perlu tertenduk lesu kawan.

Bahwa harapan itu masih ada. Permainan yang ditampilkan Indonesia malam ini sejujurnya terbaik dalam 4 tahun terakhir. Menurut saya, lebih baik ketika kita menjadi tuan rumah piala Asia 2007. Ketika kita mengalahkan Bahrain, permainan timnas kita beruntung. Timnas malam ini jauh lebih baik daripada itu dan saya yakin, kita mestinya bisa bermain lebih baik dan sempurna lagi.

Tidak perlu tertenduk lesu kawan.

Bahwa kekalahan akan mengajarkan kita pada proses pendewasaan kita. Proses pendewasaan agar kita terlatih menjadi seorang jawara. Bukankah seorang jawara harus melewati yang namanya terjatuh terlebih dahulu, baru kemudian menjadi pemenang? Malaysia lebih baik pada malam ini dan Malaysia lebih beruntung karena terjatuh lebih dahulu daripada kita. Tapi bukankah, proses pendewasaan tidak mengenal waktu? tidak ada kata terlambat untuk semua ini.

Tidak perlu tertenduk lesu kawan.

Kita masih punya penonton luar biasa, yang mau berkorban nyawa hanya untuk menonton timnas di stadion kebesaran kita? Penonton Malaysia mungkin sama hebohnya ketika mereka bertanding di kandangnya, tapi tahukah Stadion mereka hanya terisi 2/3 untuk pendukung Malaysia dan kita yang mengisi 1/3 nya. Bahwa kita masih bersyukur, selalu ada orang-orang yang mau mengorbankan sesuatu untuk melihat kita, melihat permainan kita. 80 ribu dan semua berwarna MERAH adalah pemain ke 12, mereka semua cuma mau satu, bahwa kita tidak akan pernah kalah di stadion kebanggan presiden pertama kita.

Tidak perlu tertenduk lesu kawan.

Iya tidak perlu lesu, penyesalan hanya akan menjadikan kita sebagai seorang pecundang. Yang tidak bisa memperbaiki diri dan mudah berputus asa. Kalian sudah menjadi pahlawan kami apapun hasilnya sebenarnya. Kalian sudah membangkitkan mimpi penduduk Indonesia, bahwa sebenarnya kita masih punya harapan. Bahwa kita adalah bangsa yang besar dan kita adalah calon JUARA BARU !.

Semangat Indonesia!,

 

Suporter si Merah !

Bahwa harapan itu masih ada 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s