Adil, semua itu ada pada tempatnya.

Introduksi dulu lah sebelum menulis:

First, inilah saat-saat malam yang menurut saya paling menyenangkan. Kenapa? karena saya bisa menulis sembari makan Chitato sama Buavita jus Mangga. Saat ini lah, menulis dimana saya merasa santai tanpa ada tekanan pekerjaan meski terkadang saya juga merindukan suasana kebut malam seperti minggu lalu atau bulan lalu dimana tiap malam-dan-malam saya harus mencocok kode program. Hahaha. Buat saya mrogram atau biasanya saya sebut bekerja adalah obsesi yang intinya adalah saya merasa senang dengan apa yang kerjakan.

Second, minggu ini, tendensi pekerjaan pada Sertifikasi Benih sedang turun, jadi saya merasa sedikit enjoy dengan setiap malam saya. Malam-malam saat inilah yang menurut saya berharga sekali, kenapa? karena saya selalu merindukan pembicaraan dengan ibu saya, saya merindukan memeluk kelinci dan bermain dengan kelinci saya dan tentu ruang tivi saya yang selalu menjadi lahan mimpi saya setiap malam. hahaha. *Saya lebih suka nomaden kalo tidur* =P.

Eniwei, BTTT *Back To The Topic*

Saya menulis judul di atas, karena hari ini saya mendapatkan pengalaman yang sangat berharga sekali pada hari ini. Allah SWT *terima kasih pada mas Muha yang mengingatkan saya lebih memakai nama Tuhan yang asli* , memberikan pelajaran yang luar biasa. Inilah perjalanan dimana saya harus menentukan desain  interior dari lantai 1 Gedung Kesuksesan Saya. Hari ini Allah SWT memberika selipan pelajaran keadilan dimana saya sedang menempuh pelajaran Kerja Keras.

Jadi ceritanya hari ini Allah SWT sudah membuka 1 pintu masa depan saya. Pintu itu sudah tersedia semacam desain interior dari lantai 1 masa depan saya dan bagaimana bentuk Gedung Kesuksesan ke depannya. Bingung ya? hehehe baca pelan-pelan aja, kalau perlu buka postingan saya sebelumnya. Intinya, Gusti Allah sudah mendekatkan saya pada masa depan saya dari 4 pintu yang saya pinta. Saya luar biasa bersyukur tadi siang itu sampai tak terasa air mata mengalir pada waktu shalat Dhuha dan saya mengucapkan seribu syukur karena Gusti Allah semakin saya dengan saya. 🙂 Alhamdulillah, dan sudah tinggal selangkah lagi akan terwujud.

Ada baik dan ada selalu ada kabar yang buruk. Setelah Gusti Allah membuka salah satu pintu, Allah menutup pintu satunya untukku. Ketika saya membaca pengumuman siapa saya yang lolos babak berikutnya. Sedikit kecewa tapi sekarang sudah legawa dibanding dengan apa yang terjadi dulu yang sampai membuat saya protes-protes-mencak-mencak-mengeluh-ngeluh-dan-sebagainya-sebagainya. Sedihnya, karena pintu yang ditutup itu, adalah pintu masa depan yang saya sangat inginkan. Ya sudahlah, tak papa mungkin belum waktunya, pikir saya waktu itu pas lihat pengumuman.

Sekarang sudah lebih tenang dalam menyikapi kekalahan, namanya juga kompetisi selalu ada yang lolos dan ada yang belum diloloskan. Bagi saya, Allah SWT sedang mengganti rencana saya dengan yang lebih baik dan mempersiapkan saya ke masa depan yang saya tuju. Iya Allah SWT memang Maha Adil, menempatkan sesuatu pada porsinya dan membuat manusia selalu belajar untuk tidak menjadi serakah. Alhamdulillah sekarang saya masih bisa mengucapkan rasa syukur digagalkan karena dengan itu saya bisa memfokuskan diri untuk mengejar 3 pintu tersisa yang ada. Bukan 4 lagi seperti yang dulu, artinya ada energi lebih untuk membuka masing-masing pintu itu bukan? :).

Dan sekarang bukan waktunya untuk menyesali keadaan yang terjadi, justru saat ini mengoreksi apa yang salah dan diperbaiki apa yang kurang. Cerita kalah yang sudah terjadi, mari kita jadikan itu sebagai pijakan agar kita tidak jatuh pada lubang yang sama. SAYA MASIH PUNYA ENERGI LEBIH UNTUK MENGERJAR SEMUA ITU !, SEMANGAT !! dan JANGAN MENYERAH !!. Semoga dengan restu dari Allah SWT, saya punya kesempatan untuk meraihnya. Sekali Alhamdulillah, atas kegagalan yang diberikan membuat saya semakin mengerti dengan apa yang menjadi kelemahan saya. 🙂

Advertisements

One response to “Adil, semua itu ada pada tempatnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s