Penjual makanan rendah hati

Namanya Atak, bapak ini sudah berjualan makanan selama belasan tahun dan selalu menjadi pedagang pada SMA 1 Surabaya.  Aku kenal baik dengan orang ini, sejak beliau berjualan soto daging. Anda tau harga untuk sebuah soto daging lengkap berapa? hanya 2000 ribu rupiah saja!!  dan anda tahu? meski hanyamembayar 2000, nasi boleh ambil sepuasnya, kecap dan koya-nya tapi ndak dengan dagingnya. hehehe 😀 Meski begitu banyak waktu itu temen2 SMA saya, yang tidak membayar untuk semangkok soto, dan herannya beliau ini masih sabar dan tidak marah ketika bayar. Untung aku tidak termasuk golongan ini. hehehe (piss) . Eniwei ini si abang penjual soto :

Pak Atak


Eniwei, pada taun 2007 (kalo ndak salah), rumah bapak ini sempet kebakaran karena kosan disebelahnya kebakaran dan setelah itu aku ndak tau kabar lagi dari beliau ini. Taun 2008, aku berkunjung ke sekolah SMA, dan heaaa, beliau berubah jualan dari pedagang soto menjadi jualan siomay. Siomay yang dijual bukan yang modern, tapi siomay yang disunduk kayak pentol-pentol dan ketika aku tanya, beliau masih tetap jualan di SMASA dan setelah SMA tutup, dia berpindah ke jalan pacar, dekat jalan mau masuk ke SMPN 1 Surabaya. Dan tadi adalah pertemuan yang kedua aku dengan beliau, karena THR tutup dan aku laper bancakan, makanya aku sempetkan mampir di gerobak beliau ini dan ternyata beliau ada. Saking laparnya, aku pesen 7000, padahal yang laen pada beli cuma  2 ribu, 3 ribu dan sekitarnya hahahaha. Mantap Gan!

Karena kerendahan hati beliau ini juga, gerobak siomay-nya sekarang laris manis dan selalu d serbu pada saat jam-jam istirahat les LBB. Aku termasuk korban untuk mengalah karena saking kelarisan gerobaknya beliau. Weeww. ini gan, saat-saat warungnya kelarisan

Hebat kan? dari yang sempet rumahnya kebakaran, sekarang lapaknya sudah laris dan menurutku itu sudah pencapaian luar biasa bagi beliau. Waktu kutanya, kenapa bisa tetep jualan lagi setelah kebakaran itu, beliau menjawab :  “pokok’e lek jek iso lapo-lapo, yo kudu usaha ngko lak ono dalan” dan translate-nya : “Selama masih bisa ngapa2-in, ya tetep usaha dan bersemangat. pasti ada jalan dengan sendirinya”. Makceplas, *tersindir sudah* . Aku yang sudah senyaman ini, masih kadang-kadang merasa malas untuk melakukan sesuatu, beliau yang sudah kebakaran rumahnya dan gak punya duit, masih bisa usaha dan bersemangat meskipun sudah tua. Terima kasih Pak Atak, atas quote kecil yang menyindirku :), saya akan lebih berusaha keras dari bapak. 🙂

Angga Rajasa

Advertisements

One response to “Penjual makanan rendah hati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s